Tema dan Logo Resmi HUT Ke 58 Pramuka Indonesia Tahun 2019

Logo dapat diartikan sebagai suatu gambar atau sketsa yang memiliki makna tertentu.

Logo wajib mempunyai filosofi dan kerangkat dasar yang berupa konsep dengan tujuan melahirkan sifat yang berdiri sendiri atau mandiri. Sebuah logo memiliki ciri khas seperti warna dan bentuk logo tersebut.

Logo ke 58 HUT Pramuka Indonesia tahun 2019 menjadi sebuah desain komunikasi visual untuk sarana identifikasi (branding) terkait penyelenggaraan Hari Ulang Tahun Pramuka Tahun 2019.

Logo tersebut selanjutnya menjadi pedoman dalam penyelenggaraan ulang tahun Pramuka Indonesia yang ke 58 di tahun 2019.

Logo HUT Pramuka selalu dirilis oleh Kwartir Gerakan Nasional Pramuka untuk memeriahkan dan juga mengenang hari bersejarah lahirnya keopanduan di Indonesia.

Sejarah Singkat Lahirnya Gerakan Pramuka Indonesia

Gerakan Pramuka Indonesia lahir pada tanggal 14 Agustus 1961, dimana pada tanggal tersebut terjadi pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara.

Pengenalan gerakan Pramuka tersebut melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961.

Acara pelantikan diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka.

Karena peristiwa itulah, maka setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka Indonesia.

Gerakan Pramuka Indonesia merupakan nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia.

Kata “Pramuka” adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti rakyat muda yang suka berkarya.

“Pramuka” menjadi sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

Kelompok anggota yang lain, yaitu Pembina Pramuka, Andalan, Pelatih, Pamong Saka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing.

Kepramukaan dimaknai sebagai proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, dan praktis.

Dengan demikian, pendidikan kepramukaan merupakan nama dari kegiatan anggota Gerakan Pramuka.

Pendidikan Kepramukaan

Pendidikan Kepramukaan adalah proses pendidikan yang melengkapi pendidikan di lingkungan sekolah dan lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan menerapkan prinsip dasar Kepramukaan dan metode pendidikan Kepramukaan

Kegiatan Pendidikan Kepramukaan dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, aklak dan budi pekerti luhur.

Kepramukaan merupakan sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.

Baca : Download Penyempurnaan Tema dan Logo HUT Ke 74 Kemerdekaan RI

Pendidikan Kepramukaan sebagai proses pendidikan sepanjang hayat, menggunakan cara-cara yang kreatif, rekreatif, dan edukatif dalam mencapai sasaran dan tujuannya.

Bentuk kegiatan Pendidikan Kepramukaan dikemas melalui kegiatan yang menarik, menyenangkan, penuh tantangan, serta sesuai dengan bakat dan minat peserta didik.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kemantapan mental, fisik, pengetahuan, keterampilan, rasa sosial, spiritual, dan emosional peserta didik dapat berkembang secara baik serta terarah.

Sasaran akhir dari Pendidikan Kepramukaan adalah terbentuknya kepribadian watak, akhlak mulia, dan memiliki kecakapan hidup.

Tema dan Logo Ke 58 HUT Pramuka Indonesia Tahun 2019

Puncak dari peringatan Hari Ulang Tahun Pramuka ke 58 tahun 2019 jatuh pada hari Rabu, tanggal 14 Agustus 2019.

Baca : 3 Model Implementasi Pendidikan Kepramukaan Kurikulum 2013

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka secara resmi sudah mengumumkan tema dan logo ke 58 HUT Pramuka Indonesia Tahun 2019.

Aplikasi logo HUT Pramuka harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga untuk menggunakan logo tersebut tidak boleh secara sembarangan.

Berikut adalah tema dan logo ke 58 HUT Pramuka Indonesia tahun 2019

Larangan Aplikasi Logo HUT Pramuka

Beberapa larangan aplikasi logo HUT Pramuka yang merujuk pada Pedoman Penggunaan Logo adalah sebagai berikut.

  • Logo tidak diperbolehkan untuk didistorsi, diputar, maupun dibalik.
  • Logo tidak diperbolehkan untuk di ganti warna selain yang disetujui.
  • Logo tidak diperbolehkan untuk diubah atau dipotong sebagian selain yang disetujui.
  • Logo berwarna tidak diperbolehkan diletakkan pada latar berwarna.
  • Logo tidak diperbolehkan untuk diberi efek gambar yang tidak sesuai.

Leave a Reply