Jenis Perkembangbiakan Vegetatif Buatan Tumbuhan

Perkembangbiakan vegetatif tumbuhan dibedakan menjadi dua, yaitu vegetatif alami dan vegetatif buatan.

Pada kesempatan kali, akan kita bahas mengenai salah satu jenis perkembangbiakan pada tumbuhan, yaitu perkembangan vegetatif buatan.

Sedangkan pembahasan mengenai perkembangbiakan vegetatif alami tumbuhan dapat Anda baca di sini.

Perkembangbiakan vegetatif buatan tumbuhan adalah perkembangbiakan secara tidak kawin (aseksual) yang melibatkan bantuan atau campur tangan manusia untuk memperoleh tumbuhan baru yang diinginkan.

Dengan demikian, perkembangbiakan vegetatif buatan tumbuhan  sengaja dibuat oleh manusia untuk memperbanyak tumbuhan berdasarkan teknik tertentu.

Perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan bertujuan untuk memperoleh tumbuhan yang memiliki mutu dan kualitas tinggi.

Kualitas tinggi tersebut, antara lain dilihat dari buahnya yang banyak, akarnya yang kuat, dan juga daya tahan terhadap penyakit.

Ada beberapa jenis perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan. Berikut adalah jenis perkembangbiakan vegetatif buatan tumbuhan.

1. Cangkok

Cangkok menjadi salah satu teknik perkembangbiakan vegetatif buatan yang paling sering dilakukan, karena tekniknya cukup mudah.

Mencangkok bertujuan untuk memperoleh tumbuhan baru yang lebih bermutu, berbuah lebih cepat dan memiliki kualitas produksi yang sama dengan induknya.

Meskipun memiliki kelebihan dalam mutu buahnya, salah satu kelemahan teknik cangkok adalah tanaman hasil cangkokan mudah roboh karena hanya memiliki akar serabut.

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam mencangkok.

  • Siapkan tumbuhan induk yang akan dicangkok.
  • Tandai bagian yang akan dicangkok menggunakan pisau.
  • Buat sayatan melingkar sepanjang 3 hingga 5 cm, di bagian bawah kuncup daun.
  • Hilangkan kambium dan lendir pada bagian yang disayat dengan pisau, kemudian keringkan selama 2 sampai 5 hari.
  • Tutup bekas sayatan dengan campuran tanah dan pupuk.
  • Bungkus bekas sayatan dengan plastik berlubang atau sabut kelapa. Selama ditutup, sirami secara teratur bagian yang dibungkus tadi hingga akarnya tumbuh cukup banyak.
  • Setelah akar tumbuh banyak, selanjutnya buka pembungkusnya.
  • Potong ranting pada bagian bawah pembungkusnya.
  • Ranting yang sudah berakar dipindahkan dan ditanam di dalam pot tersendiri.
  • Tanaman hasil cangkokan dapat terus tumbuh sebagai tanaman baru

2. Setek

Setek merupakan teknik perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan yang juga mudah untuk dilakukan.

Teknik setek dilakukan dengan cara menanamkan potongan atau bagian dari tumbuhan. Bagian dari tumbuhan yang dapat ditanam tersebut dapat berupa batang, tangkai, atau daun.

Akan tetapi, tidak semua tumbuhan dapat disetek. Beberapa tumbuhan yang dapat disetek adalah singkong, melati, mawar, dan tebu.

Singkong dan tebu disetek bagian batangnya, sedangkan mawar dan melati dapat disetek pada bagian tangkainya.

Cara mensetek cukup mudah, yaitu dengan memotong bagian batang atau tangkai secara meruncing, kemudian menancapkannya ke dalam tanah.

Selang beberapa hari, maka potongan tersebut mampu menumbuhkan akar dan tunas yang baru.

3. Enten (Sambung)

Sesuai dengan namanya, teknik enten atau sambung dilakukan dengan cara menyambung pucuk tanaman dengan batang tanaman lain.

Tujuan dari menyambung adalah agar memperoleh sifat-sifat unggul dari kedua tanaman yang disambung.

Biasanya, bagian pucuk diambil dari tanaman penghasil buah yang besar dan manis, bunga yang indah, atau daun yang menarik.

Sedangkan batang bawah diambil dari tanaman berbatang kuat. Contoh tumbuhan yang dapat disambung, antara lain kopi, mangga, dan durian.

Berbeda dengan mencangkok, tumbuhan baru dari hasil menyambung  memiliki akar kuat dan batang yang lebih kokoh.

Langkah-langkah menyambung adalah sebagai berikut.

  • Siapkan tanaman yang akan disambung.
  • Belah bagian tengah batang bawah dengan pisau.
  • Potong pucuk atas hingga membentuk baji.
  • Pucuk atas disambungkan dengan batang bagian bawah.
  • Ikat dengan tali plastik seerat mungkin, sehingga sambungan kokoh
  • Diamkan hingga kedua bagian menyatu.
  • Sirami dan beri pupuk secukupnya.

5. Okulasi (Menempel)

Menempel (okulasi) adalah teknik perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cara menempelkan mata tunas pada batang tanaman sejenis yang akan dijadikan induk.

Okulasi bertujuan menggabungkan dua tumbuhan berbeda sifatnya, sehingga dihasilkan tumbuhan yang memiliki dua jenis buah atau bunga yang berbeda.

Tumbuhan yang akan ditempeli harus memiliki struktur kuat. Contohnya, okulasi pada bunga mawar akan menghasilkan dua warna atau lebih yang berbeda.

Pada buah mangga, batang bawah memiliki perakaran kuat dan dalam serta tahan terhadap penyakit akar. Batang atas berbuah banyak dan besar serta rasa manis.

Melalui okulasi batang atas ke batang bawah, maka akan didapatkan pohon mangga yang perakarannya kuat dan tahan terhadap penyakit sekaligus berbuah lebat dan manis.

Selain itu, okulasi juga akan mempercepat tanaman berbuah, karena batang atas sudah melewati masa muda.

Berikut ini adalah langkah-langkah okulasi.

  • Ambil mata tunas pada tanaman 1
  • Pada tanaman 2, sayat kulit batang hingga membentuk seperti juluran lidah. Potong setengah kulit yang menjulur.
  • Tempelkan mata tunas ke batang tanaman 2 yang kulitnya telah disayat dan dibuka sebagian.
  • Tutup kelebihan kulit batang dengan tali plastik. Ikat dengan kencang sambungan mata tunas dan batang. Jika berhasil, mata tunas akan berwarna hijau, tumbuh dan menyatu dengan batang utama.

5. Merunduk

Merunduk adalah teknik perkembangbiakan vegetatif buatan pada tumbuhan yang memiliki cabang panjang.

Teknik ini dilakukan dengan cara merundukkan tanaman ke tanah, agar batang tanaman yang merunduk dapat berkembangbiak. Dari ruas-ruas batang tanaman tersebut, akan tumbuh akar dan menjadi tanaman yang baru. 

Tumbuhan yang dipilih harus berbatang lentur, panjang, tidak mudah patah, serta cabang batangnya tumbuh di dekat tanah. Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan merunduk adalah arbei, stroberi, dan anggur.

Cara merunduk sebagai berikut.

  • Pilih bagian batang yang cukup tua dan lentur. Kerat sedikit bagian batang tersebut.
  • Rundukkan dan benamkan bagian batang yang telah dikerat tersebut ke dalam tanah. Lakukan penyiraman secara teratur.
  • Setelah tumbuh akar, pisahkan batang tersebut untuk ditanam sebagai tanaman baru.

Demikian ulasan mengenai jenis perkembangbiakan vegetatif buatan tumbuhan. Terima kasih atas kunjungan Anda dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply